13 Juni 2010

Stupid Essay IV. Meliarkan pikiran kemana aja gue mau...

Aaaah buset dah paling gak enak kalo uda kebangun jam segini. dibilang pagi, tapi belum pagi juga sih. dibilang malem, gilaa.. ini kan uda dini hari. mereka diluar sana pada ngapain yaa? pada sibuk nontonin bola? yang mereka tunggu-tunggu untuk hari ini dari 4 tahun yang lalu, biar pestapora semangat teriak GOAL menjadi momment yang menyenangkan. yaaah gue sih disini aja duduk di pinggiran jendela. mikirin apa ya gue? mau ngapain ya pagi ini? anak pengemis yang suka tidur di depan Indomart apa kabar ya? ibu-ibu yang uda mulai pergi ke pasar gimana ya? tukang angkot yang uda nyari duit dari jam segini kedinginan gak ya? pengemis yang kelayapan dihampir setiap traffic light kota Bandung bisa tidur nyenyak gak ya? nenek-nenek tunawisma di Kiara Condong tidur dimana ya? mereka semua bisa makan gak ya hari ini?

Siapa yang sangka gue terjaga malam ini. kangen banget gue sama mimpi-mimpi indah yang gue pajang di malam-malam gue dulu. meretas imajinasi jauh, perginya secepat kilat kayak supersonic. dibayangan gue ada lampu jalan yang neduhin, suara bising yang masih jarang, ketenangan yang tak terpecah keributan khas ibu kota. matahari yang gue juga gak tau masih nongkrong dimana. rasanya damai tenang menghanyutkan, air yang mengalir lemah syahdu, gemercik jatuhan gelombang merayu. mudah banget suasananya buat gue yang selalu bermimpi.

Blaaar! lamunan gue pecah. yaaaaaaaaaaaaaah padahal gue udah mulai nginget mimpi indah gue beberapa hari lalu.....jarang-jarang kan dia ada di mimpi gue. OPS!(C)

Tidak ada komentar: