20 Juni 2010

Halo cermin.. (Monolog)

Halo cermin.
Kamu begitu baik membantu penglihatanku yang kurang tajam.
Tentang siapa aku ini.
Aku angkuh ya?
Masih banyak keburukan yang aku lakukan.
Masih saja ada egois dan merasa selalu ingin benar.
Kamu seolah berkata,
"Lihat sekelilingmu!"
"Apa? tempat tidur berantakan ini? Meja belajar yang sedikit berdebu itu? TV yang selalu kubiarkan menyala?"
"Ya. Lihat, kau selalu bilang harus mencintai kerapihan dan kebersihan. Kau selalu bilang, againts global warming, tapi kamu pembohong."
-____-
Apalagi?
"Lihat dirimu!"
"Apa? Aku yang tidak cantik? mukaku yang sayu-sayu mengantuk kelelahan? rambutku yang berantakan?"
"Ya. Kamu selalu bilang sayalah anak mama yang cantik, sayalah orang yang sibuk dengan tugas-tugas kewajiban bukan kesenangan, sayalah yang mengutamakan kerapihan, tapi kamu pembohong."
-____-
Baiklah. Apalagi?
"Lihat ke belakangmu!"
"Apa? rak buku yang tak teratur? celengan yang sudah bolong? AlQuran yang kebasahan? Sejadah dan mukena yang terletak begitu saja?"
"Ya. Kamu bilang akan rajin membaca buku, menabung untuk masa depan, membaca AlQuran dan tidak melupakan solat, tapi kamu pembohong."
-____-
Astagfirulloh. Apalagi?
"Lihat di hadapanmu sekarang!"
"Apa? hanya ada aku sendiri."
"Ya. kamu selalu mengatakan tidak akan pernah merasa sendirian dan kesepian, tapi kamu pembohong."
-____-
Oke. Apalagi?
"Lihat pikiranmu?"
"Apa? berpikir keluhan-keluhan karena aku lapar? Membayangkan esok hari dimanakah aku akan bersenang-senang? Bermimpi dapat uang banyak dan kupakai foya-foya?"
"Ya. Kamu selalu bilang jangan mengeluh dan ingatlah orang-orang yang tidak seberutung kamu, tapi kamu pembohong."
-____-
Ya Tuhan.. Apalagi?
"Lihat hatimu!"
"Apa? tentang berjuta rahasia yang aku simpan di dalamnya? tentang pernyataan-pernyataan yang harusnya aku ungkapkan, tentang kebenaran hati yang selalu kupendam selama ini?"
"Ya. Kamu selalu bilang hidup akan lebih mudah jika kita berbagi cerita, kamu juga bilang bahwa kamu harus jujur dengan perasaanmu sendiri dan tak menutupi apapun..."
"tapi ini..."
"Tapi kamu pembohong."
-____-
Aku mohon. Apalagi?
"Lihat! Kapan kamu akan berubah?"
"Sekarang dan perlahan."
"Baik. Lebih baik daripada tidak sama sekali."
Oh cermin.
Angkuhnya aku... (C)

Tidak ada komentar: