06 Desember 2009

Ada hal INDAH pada ANDA yang takan dimengerti tanpa adanya kepekaan . (Epilov[e]si part 5)

Sekalipun suasana hati saya kacau,
kenapa saya mash ingin menulis hal yang saya dapat dari mengingat ANDA?
Sungguh besar pengaruh ANDA hingga menjadi sumber inspirasi saya akhir-akhir ini.
Terimakasih.


Apa ANDA pernah merasakan apa yang saya rasa?
Mencintai hal yang MUNGKIN tidak mungkin ANDA dapatkan.
Mencintai yang hanya berawal dari tatapan mata ANDA.
Tragisnya saya.
Mencintai ANDA tanpa ANDA tau dilemanya seperti apa.
Menunggu, terluka, kecewa, bahagia dan tangisan ada di perjalanan saya mengartikan perasaan ini terhadap ANDA.
ANDA mungkin tidak akan peduli dengan PERASAAN SAYA YANG BERTEPUK SEBELAH TANGAN.
Pernah membayangkan itu?
Pernah membayangkan bingung dan sakitnya seperti apa?
Saya ahrap ANDA pernah mengalaminya, karena itulah gambaran yang saya alami karena mengenal ANDA.

Sulit menerjemahkan apa kata hati saya.
LUPAKAN dan PERJUANGKAN.
Lupakan, karena saya membayangkan semua hal tidak seperti apa yang saya bayangkan.
Berujung bahagia mungkin.
Perjuangkan, karena bukankah rasa sayang itu perlu pengorbanan?
TAPI SAMPAI KAPAN?

DILEMA.
ANDA tau seberapa dalam rasa sayang saya terhadap ANDA?
saya pun tidak mengerti.
Karena sulit untuk saya mengartikan semua nya.
Seketika perasaan itu hilang, seketika ada.
Cukup dengan mendengar atau melihat hal apa yang mengingatkan saya pada ANDA.
Misalnya, huruf depan nama ANDA mungkin.

Saya tidak ingin terlalu larut dalam perasaan ini.
Saya juga tidak pernah memaksakan perasaan ini untuk ANDA rasakan.
Tapi coba ANDA fahami.
Coba ANDA mengerti.
Coba ANDA lihat lebih dekat.
Coba ANDA peka terhadap perasaan orang lain.
ANDA pasti tau, kesakitan apa yang saya rasakan ketika ANDA tidak bahagia.
dan kebahagiaan apa yang saya rasakan ketika tau ANDA bahagia di ruang yang sulit saya sentuh.

ANDA lagi ANDA lagi.
Kenapa?
Apa saya mengerti tentang semua ini?
Bahkan saya juga tidak cukup mengerti kenapa ANDA begitu indah di catatan memori saya.
dan sayapun mencoba membiarkan ANDA menjadi satu hal yang indah dalam hidup saya,
berdoa agar keindahan itu tetap terjaga.
keindahan yang Tuhan beri pada ANDA.
keindahan yang takan dimengerti tanpa adanya kepekaan.. :D

I hope God saves YOU in every breath that YOU take . Amien . (Epilov[e]si part 4)

..dan ini lah akhir dari pengasingan saya atas mimpi-mimpi yang takan terjamah lagi oleh saya .
Ketika saya kembali,
saya harap semua akan kembali seperti semula .
Baik-baik saja .
dan saya bebas mengepakan sayap lagi dan pergi kemanapun saya mau, layaknya ANDA .
saya bebas berjalan kemanapun kaki saya ingin melangkah,
mencoba melepaskan muka anda dari fikiran saya .
dan menciptakan perasaan biasa yang takan seperti dulu lagi .

Senyum saya, tawa saya, menjadi pelepas semua beban yang ada .
Mungkin tanpa ANDA .
*dan memang seharusnya tanpa ANDA*

:)

Dimana ANDA ?
Saya tak tau lagi .
Sedang apa ANDA disana ?
Lagi-lagi saya tak bisa tau .
Dengan siapa ANDA ?
Saya mulai tak mau peduli .
Bagaimana keadaan ANDA ?
I hope God saves YOU in every breath that YOU take . Amien .

Mencoba Mengikhlaskan ANDA Jauh dari SAYA (epilov[e]si part 3)

dan Tuhan masih melindungi saya malam ini .
Menjaga saya dari kesakitan yang darahnya belum juga kering .
Kesakitan yang saya tahan karena mencoba mengikhlaskan ANDA jauh dari saya .
Dan mata saya hanya bisa menerawang senyum ANDA .
Senyum yang *mungkin* akan sangat jarang saya lihat lagi.
Dan saya sadar, hebatnya ANDA telah membuat saya hampir tergila-gila .
HAMPIR .

I know i fall .
Fall for think of you,
almost everyday .
And sometimes, feel die to know that u'll never understand the way that i feel it .
Like harder to breath every know that i'm nothing for u .
But i'am alive when i get a frame of your face .
Your laugh .
Your smile .

Wanna cry out ?
Hahaha .
Just stupid idea .
I just want to tell you something,
that now, i'am feeling losing you .
I hope all of God's angels saves you in every breath that you take .
Amien .

Tuhan mungkin telah menjawab doa saya TENTANG ANDA . (epilov[e]si part 2)

..dan akhirnya,
saya sedikit lebih tenang .
Berada jauh dari ANDA hari ini.
Karena memang saya mencoba melupakan sosok ANDA yang akhir-akhir ini begitu berarti di hidup saya .
Saya pergi,
karena tujuan yang tak seorang pun tau sebenarnya .
Hanya saya dan Tuhan yang tau .
Tiap langkahnya kaki saya yang mangandung doa, semoga di setiap satu langkahnya saya, saya bisa menghilangkan satu memori tentang ANDA .
Memori yang selalu menyita fikiran saya untuk memikirkan ANDA, hampir kemanapun saya pergi .
Berharap ketika kembali, semuanya akan baik-baik saja .

lambat laun Tuhan menyadarkan saya,
bahwa menjauhkan ANDA dari saya ataupun menjauhkan SAYA DARI ANDA adalah jalan yang terbaik .
Terbaik buat saya dan MUNGKIN JUGA TERBAIK BUAT ANDA .
"Tuhan, jika dia memang pantas untuk saya, dekatkanlah. Jika sebaliknya, jauhkanlah Tuhan ."
and see.. semua terjawab sudah .

Satu yang saya titipkan pada Tuhan .
Apapun kondisinya sekarang,
apapun kondisi ANDA saat ini .
Kesepian, kelaparan, merasakan kekelaman malam, merasakan kacaunya kehidupan ataupun buruknya keadaan .
LINDUNGILAH DIA TUHAN .
Berikanlah senyum di setiap langkahnya .
Bahagiakan dia dan jauhkanlah dari kesulitan .


Untuk ANDA,
Terima kasih atas segala yang pernah ANDA ajarkan pada saya,
yang ANDA sendiri tidak akan pernah menyadari,
apa yang telah ANDA ajarkan pada saya .
Mungkin saya memang terlalu pengecut untuk menyatakan apa yang saya rasakan .
Biarkan ini menjadi rahasia hidup saya yang kelak saya kenang menjadi sesuatu yang INDAH .

Saya sayang ANDA .
Dan ANDA mungkin benar-benar tidak peka dengan apa yang saya rasakan .
Sekarang, terserah .
Saya takan memperdulikan itu lagi .
Saya ikhlaskan perasaan ini UNTUK ANDA .
Saya tidak pernah menuntut suatu hari ANDA akan membalas apa yang saya rasakan .
BEGITU SANGAT MENYESAL SAYA jika saya tidak bisa menjadi orang yang ada disaat ANDA membutuhkan bantuan untuk tetap berdiri, berjalan dan bertahan .
SAYA HANYA INGIN MELIHAT ANDA BAHAGIA .
KARENA ITULAH INTI RASA SAYANG SAYA YANG SEBENARNYA .

Siapa Saya di Hidupnya ? (Epilov[e]si PART 1)

Saya tak kan pernah menyesal mengenal ANDA.
Orang yang sebenarnya belum terlalu saya kenal tapi begitu cepat membuat hati saya tersita untuk memikirkan ANDA.
Memikirkan seperti apa ANDA sebenarnya.
Memikirkan seperti apa jalan fikiran ANDA.
Pribadi ANDA.
hati ANDA.
Apa yang ANDA suka.
Apa yang ANDA benci.
Memahami cara hidup ANDA.
Memahami cara pandang ANDA.
Bahkan mencari celah waktu dimana saya bisa melihat ANDA dengan mata kepala saya sendiri.

Ada hal yang terkadang menyita waktu dan fikiran saya.
Mata ANDA.
Senyum ANDA.
Cara bicara ANDA.
Bahkan cara duduk dan cara berjalan ANDA.
Semua saya belajar fahami lebih dalam,
siapa ANDA, yang bisa membuat saya begitu kagum.

Dan sampailah saya pada perasaan klimaks.
Yang sulit saya bicarakan kecuali pada cermin diri saya sendiri.
Perasaan peduli yang sulit didefinisikan.
Perasaan sedikit rapuh yang sulit dijabarkan artinya.
Tapi saya kecewa ketika saya ingat bahwa, SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?

Lepaslah harapan itu dari hidup saya.
Harapan?
Saya sempat berharap melihat ANDA setiap hari.
Tapi lagi-lagi, lepaslah harapan saya,
ketika saya mulai HARUS merelakan ANDA bahagia dengan sayap ANDA yang mengepak sangat jauh dari jangkauan saya.
SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?
Mungkin bukan apa-apa.
Mungkin juga ANDA takan pernah menyadari betapa saya pernah sangat peduli pada ANDA.
dan sayang pada ANDA.
SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?
Cuma satuan titik di antara titik-titik yang lebih besar di hidup ANDA.

Apapun itu.
Saya beruntung pernah mengenal ANDA.
Saya belajar tentang arti hidup seseorang,
dan saya melepaskan perasaan ini, karena saya tau ANDA akan lebih bahagia bersama orang-orang yang BUKAN SAYA DI DALAMNYA.
Senyum saya melepaskan perasaan saya terhadap ANDA.
Tak ada harapan di hati saya bahwa suatu hari ANDA tau saya sayang ANDA.
Apalagi memiliki ANDA.
Saya hanya bisa berharap, kebahagiaan ANDA menjadi bagian penting dalam KEBAHAGIAAN saya.
Itu saja.
SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?
Hanya Tuhan yang tau...
:)