Cahaya-cahaya itu,
seperti taburan berlian dimalam hari.
Ingin aku bercermin dari biasan lampu-lampu malam ini,
yang menerangi hidup orang jalanan yang tak berumah,
pengemis lusuh,
pengamen lampu lalu lintas,
penjual asongan yang belum juga pulang,
sepasang nenek kakek yang berbagi roti sisa di trotoar pertokoan,
kelompok anak-anak ditengah malam yang masih bernyanyi di sisi jendela mobil-mobil mewah,"Mau dibawa kemana, hubungan kita..."
para waria dengan wig dan bekas suntik silikon di dagunya yang bermodalkan kecrekan,"Kasih dong om.."
para wanita liar yang siap menggoda lelaki hidung belang yang berhenti di depannya,
mereka yang sempoyongan di jalanan tak tau arah pulang,
hingga
mereka dengan segala kekayaan nya berpesta pora sehari semalaman di bawah lantai dansa,
mereka yang menghabiskan beberapa botol untuk membuat pikirannya terasa melayang,
mereka dengan kendaraan yang melaju angkuh di jalanan kota,
mereka yang menghabiskan uangnya di hotel dalam satu malam,
orang-orang penguasa gedung pencakar langit yang mengumpulkan pundi-pundi gelap kekayaannya,
dan orang-orang yang duduk dengan tasbih di tangan nya sambil memuji nama Tuhan sepanjang malam.
Hidup ini kontras.
Rasanya ingin aku membaurkan kedua warna ini,
hitam dan putih. (C)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar