20 Januari 2011

Surat untuk Kekasih

Yang terkasih..

Andai mengirimkan surat cinta lewat tukang pos masih lazim untuk zaman kita, aku lebih memilih mengirimkan ini untukmu. Kamu akan tau bagaimana bahagianya kamu ketika menerima surat dari seseorang yang kamu sayang dengan cara yang tidak lazim.

Hai kamu yang terkasih. Aku disini dan kamu disana. Kita saling menggenggam dunia masing-masing tapi juga menggenggam dunia untuk kita berdua meskipun jarak kita terpaut lebih dari 50 km kiranya. Kamu tau betapa aku merasa sangat luar biasa ketika mencintai itu menjadi suatu keikhlasan yang aku jalani seberat apapun rintangannya, meskipun jika harus realistis akupun tak tahu sampai kapan itu bertahan. Tapi bukankah dua orang yang saling mencintai tidak mau tahu kapan hubungannya akan berakhir? Begitupun aku yang tak mau tahu kapan dan dimana hubungan ini akan berakhir. Kita berdua mengharapkan hal yang sama. Bersama-sama selalu dan tak kenal akan apa itu akhir.

Cintaku yang sedang kupikirkan. Macam-macam hal yang telah kulalui disini, dan aku yakin kau pun disana berbuat hal yang sama dengan macam-macam peristiwa yang terjadi di hidupmu. Ingin selalu aku terlibat dalam berbagai peristiwanya, tapi apa boleh buat raga ini belum sampai untuk berdampingan menyongsong waktu demi waktu untuk terus bersamamu.

Sayangku. Rindunya aku padamu. Entah aku harus berkata apa lagi dan harus melakukan apa lagi. Pikirku pun rasanya kamu bosan mendengar ceritaku setiap hari yang tak jauh dari apa kita katakan rindu. Ini bukan menyiksaku, dan juga kamu. Bukan juga memenjarakan kita dalam jarak yang merentang. Bukan. Sungguh aku tak permasalahkan itu. Rasa ini hanya sebagai penambah kekuatan untuk selalu menyayangimu dengan keadaan apapun. Rasa ini sebagai penambah kekuatan untuk melangkah meski tidak sedang bersamamu. Tidak bersamamu saja kamu berhasil member kekuatan, apalagi bersamamu. Aku tak mampu melepaskan.

Kekasihku. Aku rindu. Ketika kita bertemu, aku ingin malihat matamu dulu, lalu memelukmu. Aku rasa itu akan sangat menenangkan bathinku. Selalu denganmu….


Salam rindu. Aku.

Tidak ada komentar: