itu pantai
aku ingin berlari kesana
disana ada ombak, matahari senja diujung laut, bulan yang menyaksikan ombak menepi, bintang yang bertaburan lebih dekat
aku ingin duduk di pinggirnya
merasakan pasir berbisik berhamburan
menarik nafas panjang melegakan
berpikir untuk membuat negeri impianku disana
bukankah menyenangkan bisa tinggal bersama putri duyung yang cantik dan dewa laut tampan?
setiap hari aku akan berhiaskan mutiara dan bertahtakan kerajaan kerang raksasa
tapi, pangeran pun aku belum punya
itu gunung
aku ingin mendaki kepuncak
hawa dinginnya, suara alamnya, udara bebasnya, menyenangkan !
disana aku ingin berteriak kencang
lepaslah beban yang tertahan
dan mendaki lagi
berjalan melewati lorong pepohonan menjulang, semak belukar, bau tanah basah
biar begitu jalannya
aku serasa berjalan dengan satu arah tujuan tanpa penunjuk arah
andai kaki ini bersayap, terbang saja aku sampai puncak
itu tebing tinggi
aku ingin kesana
bermain paralayang, terbang ke awan, melintasi pelangi yang melingkar,
berjalan sebentar saja disana
siapa tahu aku bertemu putri hujan
lalu aku terbang lagi, menembus batas angkasa, mencuri satu bintang terkecil dan kuselipkan di benakku
kuharap akan selamanya bintang itu hidup
sekalipun ketika aku sampai di daratan
akankah bintang itu hidup?
ini udara lepas
aku melepaskan bias bayang-bayang mimpi
meliar bak angin petang
biarkan dia pergi kemanapun
aku tahu khayalan memang terkadang tak masuk akal
lantas, siapa yang peduli?
bukankah mereka selalu bilang tak ada yang tak mungkin?
jika mengkhayal memang tak masuk akal
maka aku adalah orang yang tak berakal
dan... rasanya aku memang ingin tak peduli
Tidak ada komentar:
Posting Komentar