Tuhan,
aku rindu kebebasan
udara alam luar
angin liar membelai rambut
bulir embun di pagi hari
wangi melati dan mawar yang bersemi
terik mentari berenergi
bahkan panasnya bumi
rintik hujan yang terdengar klasik
romansa hawa dingin
senja yang menguning
lampu jalanan, kuning, hijau, merah, putih, jingga, berkilat-kilat
senyum bulan sabit
terangnya ketika purnama
kerling bintang-bintang sehabis hujan
aku rindu diantara itu.
Tuhan, aku rindu.(C)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar