01 Agustus 2010

stupid essay - lebih senang sendiri bukan berarti gue egois

Oke.. gue tau gue ini pengkhayal yang bego, pemimpi yang gak tau diri tentang mimpiin siapa dan waktunya kapan, gue juga pengimajiner yang sangat abstrak tapi sensitif. beberapa hari ini gue memikirkan sesuatu yang baru gue sadarin serasa pelan-pelan ilang di hidup gue. jam 8 lewat di suatu malam gue meretas lampu-lampu tol, melewati kilometer-kilometer jalan sampe akhirnya gue tau pintu tol mana yang gue tuju.

Jalan sendirian di tengah sorotan mobil lain dan dinginnya hawa malam buat gue selalu berpikir ternyata ada bagian yang kosong dari hidup gue sekarang.sekitar km 50 ada pemandangan bagus disekitar gue melaju diantara kecepatan 80km/jam - 100km/jam. serasa ada bintang-bintang yang tiba-tiba Tuhan taburkan disekeliling kota dan itu terlihat indah dimata gue (lebai deh bahasanya padahal itu cuma lampu-lampu kota. hahahaa..) momment yang bagus nih buat introspeksi diri gue. (momment yang bagus? kebiasaan aneh!)

"gue pengen banget balik lagi ke hidup gue yang dulu.
adem.
nyaman.
gak banyak pikiran.
gue selalu punya waktu banyak untuk menyendiri karena itulah gue, yang gak bisa akrab dengan keributan, gak bisa tenang dengan kegaduhan, gak bisa diem di tengah keramaian.
emang pada dasarnya seperti itu!
gue selalu memilih menyendiri untuk mencari hal yang bisa menenangkan gue dari hal-hal yang mengganggu gue daripada harus mendekat dengan banyak orang dan kebisingan.
gue lebih memilih sendiri untuk mencari senyum gue yang hilang.
gue lebih memilih sendiri untuk nentuin apa yang gue mau untuk gue sendiri.
gue lebih memilih sendiri untuk bisa bermimpi lebih banyak tentang kehidupan. apapun itu kontennya.
gue lebih memilih sendiri untuk meminum secangkir susu hangat di satu ruang minim cahaya sambil curhat di depan laptop gue.
gue lebih memilih sendiri untuk mencurahkan apa yang gue rasa karena yaaa... jujur gue gak bisa terlalu percaya sama orang lain.
gue lebih memilih sendiri untuk bisa mengevaluasi udah jadi apa diri gue sekarang.
gue lebih memilih sendiri untuk bisa berpikir jernih bahwa 4x4 =16 ( sempat tidak sempat harus dibalas) atau 4+4 tidak selalu harus 8. (ngerti kan maksud gue?)
gue lebih memilih sendiri untuk bisa memilih rencana-rencana yang bisa gue rangkai selama jalan hidup gue.
yaaaa.. gue memang senang menyendiri.
lantas lo mau bilang gue egois?
jangan dulu bilang.
yang harus lo ngerti satu dari kebiasaan orang menyendiri adalah bisa jadi karena mereka sedang berusaha mengikis sifat egoisnya dengan caranya sendiri,
dan itu terjadi sama gue.
hhmm...rasanya gue rindu masa-masa itu yang tanpa sadar menghilang perlahan-lahan."


km. 155....
60km/jam

hampir sampai....

Tidak ada komentar: