. . . dan biarkan aku berfikir sejenak .
Tentang kekhawatiran apa yang aku tangkap ketika melihatmu kembali .
Resah itu ,
sekarang nyata terlihat di ucapanmu .
Jika saja wajahmu itu mampu kusentuh ,
matamu itu mampu ku lihat lebih dekat .
Aku akan berada tak jauh darimu .
Hanya ini yang bisa ku janjikan ,
berbagilah suka dukamu denganku .
Karena hingga malam yang gelapnya makin kelam ini,
aku masih mencoba mengerti perasaanmu .
dari jauh .
Aku tetap bertahan .
Hanya karena kamu .
Karena kamu .
in the name of Hzl .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar