06 Desember 2009

Siapa Saya di Hidupnya ? (Epilov[e]si PART 1)

Saya tak kan pernah menyesal mengenal ANDA.
Orang yang sebenarnya belum terlalu saya kenal tapi begitu cepat membuat hati saya tersita untuk memikirkan ANDA.
Memikirkan seperti apa ANDA sebenarnya.
Memikirkan seperti apa jalan fikiran ANDA.
Pribadi ANDA.
hati ANDA.
Apa yang ANDA suka.
Apa yang ANDA benci.
Memahami cara hidup ANDA.
Memahami cara pandang ANDA.
Bahkan mencari celah waktu dimana saya bisa melihat ANDA dengan mata kepala saya sendiri.

Ada hal yang terkadang menyita waktu dan fikiran saya.
Mata ANDA.
Senyum ANDA.
Cara bicara ANDA.
Bahkan cara duduk dan cara berjalan ANDA.
Semua saya belajar fahami lebih dalam,
siapa ANDA, yang bisa membuat saya begitu kagum.

Dan sampailah saya pada perasaan klimaks.
Yang sulit saya bicarakan kecuali pada cermin diri saya sendiri.
Perasaan peduli yang sulit didefinisikan.
Perasaan sedikit rapuh yang sulit dijabarkan artinya.
Tapi saya kecewa ketika saya ingat bahwa, SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?

Lepaslah harapan itu dari hidup saya.
Harapan?
Saya sempat berharap melihat ANDA setiap hari.
Tapi lagi-lagi, lepaslah harapan saya,
ketika saya mulai HARUS merelakan ANDA bahagia dengan sayap ANDA yang mengepak sangat jauh dari jangkauan saya.
SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?
Mungkin bukan apa-apa.
Mungkin juga ANDA takan pernah menyadari betapa saya pernah sangat peduli pada ANDA.
dan sayang pada ANDA.
SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?
Cuma satuan titik di antara titik-titik yang lebih besar di hidup ANDA.

Apapun itu.
Saya beruntung pernah mengenal ANDA.
Saya belajar tentang arti hidup seseorang,
dan saya melepaskan perasaan ini, karena saya tau ANDA akan lebih bahagia bersama orang-orang yang BUKAN SAYA DI DALAMNYA.
Senyum saya melepaskan perasaan saya terhadap ANDA.
Tak ada harapan di hati saya bahwa suatu hari ANDA tau saya sayang ANDA.
Apalagi memiliki ANDA.
Saya hanya bisa berharap, kebahagiaan ANDA menjadi bagian penting dalam KEBAHAGIAAN saya.
Itu saja.
SIAPA SAYA DI HIDUPNYA?
Hanya Tuhan yang tau...
:)

Tidak ada komentar: